Lelaki Harimau
Cerita dimulai dengan kematian Anwar Sadat yang dibunuh oleh harimau di dalam tubuh Margio. Saya sendiri bingung jika harus menuliskan sinopsisnya. Bukan karena tak paham ceritanya, namun karena cara bertutur Eka di novel ini dengan alur maju mundurnya memang luar biasa. Terasa mulus walau berloncat-loncatan. Dan semakin akhir, sisi-sisi cerita yang kosong akhirnya terisi dan menampilkan wujudnya yang cantik. Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, bahawa plotnya berloncat-loncatan, pengenalan karakter, latar belakang dan asal-usul kejadian pun bertutur secara bertahap, seperti membangun sebuah rumah tapi tak runtut dan urut linimasanya. Karakternya juga kuat. Anwar Sadat, Margio, Nuraeni, Mameh, Komar bin Syueb, serta Maharani, dituturkan bukan hanya lewat perwatakan dan tindakan terhadap suatu masalah, namun dikenalkan asal-usul kenapa mereka seperti itu, walau beberapa karakter asal-usul itu tak lengkap namun tetap mempesona. Dengan jumlah halaman kurang dari 200 novel ini cuku...